Minggu, 03 April 2011

Jangan Jemu Menulis

Sebenarnya ketika anda mulai melangkahkan jalan yang sudah anda jalankan, lalu terasa perasaan yang muncul ketika, sebuah dejavu itu ada. Ketika anda merasa inilah yang akan saya lakukan, kemudian pasti seperti ini terjadinya, atau bahkan anda merasa sudah pernah berada di lingkungan seperti ini. Kemudian, pasti saya akan seperti ini, kemudian keadaan yang menyempit dan berbekas pada pikiran anda, kalau lingkungan ini sudah saya lalui sebelumnya.

Seperti postingan blog yang sudah sangat saya tinggalkan sekian lama, mungkin karena lebih saya tidak mau lagi menulis di sebuah ruang virtual yang sangat terbatas akan kreativitas yang ingin saya lakukan. Atau lebih kepada karena saya ingin mengeksplorasi dunia yang lain, atau mungkin karena saya mau mengeksplorasi dunia yang lebih dalam lagi.

Bukan page rank saja yang ingin saya raih, namun karena saya inginkan agar blog ini tetap menjadi salah satu warisan saya, jika waktu yang berlalu begitu cepat, dan merenggut semua yang kita punya.

Mungkin virtual tidak bisa bertahan tanpa dunia fana ini. Namun satu hal yang bisa saya katakan adalah virtual bisa membuat warisan yang berbeda dengan dunia fana, keutuhan dari tulisan – tulisan anda bisa langgeng, (mudah2an) walau waktu berjalan sekian lamanya.

Anggap saja saya telah menulis setelah beberapa tahun ini, bukan pengalaman saja, namun sekumpulan point – point yang sudah saya alami dan point yang telah saya lalui. Untuk bisa berbagi dengan para pembaca semua. Saya sangat senang, jika tulisan blog saya ini telah di baca oleh para pembaca sekalian. Sungguh, ada beberapa komentar dari beberapa pembaca yang membuat saya sangat senang, kita juga hidup secara virtual, di alam pikiran yang mengedepankan logika visualisasi.

Saya hanya berharap bisa menyumbangkan lebih dari sebuah tulisan bisu yang akan membuat ruang virtual menjadi kecil.

Sebuah motivasi untuk bisa menulis kembali adalah salah satu alasan utamanya.

Anggaplah tulisan – tulisan bisu anda di update status Facebook atau Twitter adalah rincian dari semua kegiatan anda sehari – hari.

Mengapa tidak anda tuangkan ke dalam sebuah ruang yang lebih besar lagi dari pada sebuah kotak update yang di batasi oleh kapasitas kotaknya. Para bloggers dan Readers terima kasih saya kepada kalian semua yang telah membuat blog ini tidak terasa sepi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar